Kamis, 14 Februari 2013

>> Wahai para wanita...tahukah anda bahwa:


(1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu ...

(2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu. -..semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu ...

(3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggungjawabannya kelak..!!!. Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu ....

(4) Bayangkanlah ... betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan ribuan...bahkan jutaan para lelaki??

(5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu...maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah ....

(6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat...dan di akhirat kelak...bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jahannam!!!

Semoga bermanfaat...
Salam santun ukhuwah penuh cinta....

>>> PACARMU ITU BUKAN ISTERIMU ATAU SUAMIMU


Maaf Ya mbak-mbak.
Maaf Ya mas-mas.
Hanya mau ngingetin saja!
Untuk kalian yang masih ingin PACARAN.

PACARMU itu bukan SUAMIMU.
PACARMU itu bukan ISTERIMU.

PACAR itu bisa datang dan pergi semaunya.
PACAR itu lebih banyak meninggalakan luka.
PACAR itu sering membuat hati kecewa.

Jadi..

Jangan mau kalau ada yang masih mau ngajak pacaran.
Terlalu besar akibatnya.
Sebelum ditepa sebuah penyesalan yang tak tersembuhkan.

Kalau belum siap nikah.
Mending puasa saja.
Biar nafsu bisa dikalahkan.

Kalau sudah siap menikah.
Lebih baik langsung menikah saja.
Baru setelah itu pacaran.

Yakin deh bakal dapat pahala.
Yakin deh bakal lebih indah.
Terhindar dari fitnah.
Hidup menjadi barokah.

Gak percaya?
Buktikan saja deh..

Jomblo Sampai Halal itu Keren :)


Assalamualaikum warahmah...

Punya temen itu emang asyik. ada yang bisa diajak ngobrol dan saling membantu di kala membutuhkan. ngobrol biasa mungkin sering, tapi kalau ngobrol yang lebih dalam, rasanya agak jarang dilakukan dengan seorang yang sekadar teman biasa. karena kita akan merasa canggung. itu sebabnya kehadiran seorang sahabat atau teman dekat sangat dibutuhkan untuk menjadi tempat muara emosi kita.
inilah unik dan menariknya hubungan antara manusia. dan harus diakui bahwa manusia tuh makhluk sosial, ia bakal merasa kesepian kalo nggak ada teman. sebagai seorang yang berstatus teman, tapi kalau kedekatan meraka nempel terus hampir setiap hari, pasti akan terjalin keakraban dan besar kemungkinan akan menjadi ajang curhat dan saling berbagi cerita. cuma masalahnya, kalau teman dekat itu adalah lawan jenis bagaimana? wah, ini dia nih yang kudu jadi perhatian. kita harus jaga-jaga jarak biar nggak kebablasan. gimana pun juga, hubungan pria dan wanita pasti nimbulin perasaan-perasaan yang 'beda'. perasaan suka, sayang, cinta, termasuk cemburu kalo sang teman dekat itu sedang dekat ama yang lain. kenapa ya? karena masing-masing merasa ingin memiliki lebih dari sekedar teman.
kalau begitu, statusnya akan berubah bukan sekedar teman lagi, tetapi menjadi "TTM" alias teman tapi mesra. teman tapi mesra ini sangat mungkin hubungannya akan ditingkatkan menjadi 'kekasih'. bila itu yang terjadi, maka ketika kita curhat dengannya, kita jadi nggak ngerasa sedang ngobrol dengan teman biasa, tapi dengan seorang kekasih hati, meski baru anggapan sepihak saja dari kita. hm, kasian deh.. :)
dengan kenyataan seperti ini, cerita dan curhat kita akan semakin bermakna. pandangan dan pendapat yang disampaikannya kepada kita sering membuat kita menjadi lebih semangat lagi. hidup rasanya dapat tambahan energi. rasanya dunia adalah milikmu, yang sedang dimabuk cinta dan dibakar api asmara meski belum tentu teman dekatmu merasakan hal yang sama. sehari saja tak jumpa dan komunikasi, rasanya hati jadi dingin dan beku. tapi, ketika rindu itu terobati, dinding es yang kokoh dihati pun perlahan mencair. ciee...suit..swiiw ! :)

Dari teman menjadi demen...

Teman boleh, asal jangan kebablasan. berteman juga bisa berpotensi berabe lho. masa sih? iya, maksudnya begini.. kalau berteman dekat dengan sejenis, hati-hati jangan sampe kecemplung jadi homoseks atau lesbi. terus kalo berteman dengan lawan jenis, harus taat syariat. karena bisa menimbulkan perasaan-perasaan lain. ketika kita berteman dengan lawan jenis , ada potensi perasaan-perasaan baru yang akan muncul. setelah tumbuh rasa kebersamaan, akan muncul rasa simpati, selanjutnya empati, setelah itu mulai tumbuh tuh benih-benih cinta di hati. akhirnya.. jatuh hati, ehm.. itu namanya bukan lagi temenan, tapi malah demenan. makanya... wasppadalah.. waspadalah !
berteman, bisa juga lho jadi jembatan menuju cinta. jangan heran, sebab frekuensi bertemu dan berhubungan jadi sering banget. yang awalnya sekadar basa-basi ngobrolin pelajaran, eh ujung-ujungnya jadi nganterin pulang. kalau begitu, temenan atau pacaran ?!
mungkin, diantara kamu ada yang protes kalo temenan secara dekat ( dalam hal ini dengan lawan jenis) nggak identik dengan pacaran. oke, kalo kamu punya argumentasi begitu. zaman memang sudah beda, kalau dulu nih, ada cewe cowo jalan berduaan, itu pasti disebut pacaran. dan dulu-dulu bangetnya, cewe cowo jalan berduaan sudah pasti mereka adalah suami istri. lha zaman sekarang ini, budaya, adab, dan pola pergaulan sudah sembarangan. mereka menyingkirkan fitrah yang sudah ada dalam diri mereka sendiri. yaitu suara hati, naluriah, atau insting beradab yang pada dasarnya membawa pada jalan kebenaran. cowo cewe jalan bareng tentu dihati mereka ada perasaan lain. sekalipun mereka teman biasa. namun perasaan itu mereka singkirkan dengan pemikiran liberal mereka. kenapa harus gak enak, toh aku sama dia nggak ngapa-ngapain.. cuma jalan bareng aja kok, ga lebih. padahal, apa ada yang ngejamin kalo udah berduaan gitu bakalan aman dari perbuatan ini dan itu yang lebih dari sekedar jalan berdua ?

Jaga Jarak dengan Lawan Jenis lebih AMAN !!!

Berteman itu mubah alias boleh-boleh aja. bentuk hubungan teman antara laki-laki dan wanita yang bukan mahram bukanlah terlarang sama sekali. namanya orang hidup dan bergaul, wajar bila berteman. misalnya di kantor, di kampus, di sekolah, dan di lingkungan. toh memang itu adalah bagian dari dinamika kehidupan kita sehari-hari. kita pasti akan bertemu dan akan berhubungan dengan lawan jenis. namun kalau teman secara khusus, atau dengan teman tapi mesra, jelas haram hukumnya. untuk menghindari TTM, jangan sampai kita saling curhat masalah pribadi ( dengan lawan jenis ), karena jika sudah saling curhat begitu...akan sangat membahayakan bagi kesehatan hati :)

hm.. kalau orang lagi curhat, tentu saja mencari tempat yang agak sepi alias menyendiri, menarik diri dari keramaian orang banyak. nah, yang begini kan disebutnya khalawat ( berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mukhrim). hubungan TTM itu bentuk teknisnya yang paling minimal adalah berkhalawat.
Islam sejak dini sudah melarang hubungan ini. sebab lebih sering berujung kepada zina yang diharamkan. apalagi kitapun tahu bahwa Al-Qur'an bukan sekadar melarang zina, tetapi sekedar mendekatinya saja pun sudah diharamkan.

  "dan janganlah kamu mendekati zina. sesungguhnya itu adalah suatu perbuatan yang keji, dan suatu jalan yang buruk" . (QS. Al-Isra : 32)

untuk menghindari hal itu, kita harus bisa menundukkan pandangan. terus, gimana mau menunduk pandangan kalau setiap hari ketemu, organisasi bareng, aktivitas bareng, chattingan bareng, video call an bareng, plus curhat lagi. wah.. wah.. disinilah perasaan lain hati akan bermain. akan tumbuh ketertarikan satu sama lain karena sudah saling mengenal dengan baik sifat dan karakter masing-masing ..kalau nggak jadian, mentok-mentoknya jadi TTM deh. nah lho, gimana tuh.

Al-Qur'an sudah mewanti-wanti dari dulu

"  katakanlah kepada wanita yang beriman : ' hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya." (QS. An-Nur : 31)

Dalam ayat lain Allah Swt berfirman (yang artinya) :
"katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman : ' hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".(QS. An-Nur : 30)

nah, kita kudu mampu untuk menjaga dan mempertahankan aturan main ini nich sebagai tameng dalam berteman dengan lain jenis. sebab, banyak juga diantara teman remaja yang melanggar aturan ini akhirnya yang awalnya berteman, eh malah jadi pacaran. bilangnya temenan, eh malah demenan. ngakunya teman, eh teman tapi mesra. kalau sudah begitu kan, repot.
ada tips nih :
  1. jangan berduaan
  2. jangan bertatap-tatapan
  3. jangan ditempat sunyi
  4. kalo mau pacaran nikah dulu
ok keep spirit yaa teman-teman ... !!


nih ada sedikit bait perenungan... :)

Ya Allah...
Saat aku menyukai seseorang teman
Ingatkanlah aku akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama yang taj berakhir

Ya Allah...
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukan aku kepada yang rindu cinta sejatiMu

Ya Allah
Jika kembali mencintai sesorang
Teruskan aku dengan orang yang selalu mencintaiMu
Agar bertambah kuat cintaku padaMu

Ya Allah...
Ketika aku sedang jatuh cinta
Agar tak melebihi cintaku padaMu

Ya Allah...
Ketika aku berucap " aku cinta padamu"
Biarkanlah kukatakan kepada yang hatinya terpaut padaMu
Agar aku tak jatuh cinta 
Dalam cinta yang bukan karenaMu...

nb : semoga bermanfaat dan bertujuan hanya saling mengingatkan terutama diri pribadi :) 

wanita baik hanya untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya
salam JOMBLO SAMPAI HALAL ITU KEREN !!! 
Wassalamualaikum warahmah...

to be the next draft.... :D 

>>> Menyayangi tak harus bersama sebelum waktunya ...


Jika dua insan memang benar-benar saling menyukai satu sama lain..Jika dua insan memang benar-benar saling menyayangi satu sama lain..Itu bukan berarti mereka harus selalu bersama saat ini juga.

Akan tetapi bersabarlah.

Tunggulah pada waktu yg tepat, ketika masing-masing memang sudah siap lahir dan bahtin, untuk saling mengikat hati dalam sebuah ikatan yg di Ridhai-Nya.

Jika hal itu mampu mereka jaga, maka kebersamaan itu akan menjadi hadiah yg paling hebat untuk orang-orang yg senantiasa bersabar.

Ketika waktunya belum tepat, maka sibukanlah diri menjadi pribadi yg lebih baik maka sibukanlah diri untuk meredam hawa nafsu.
Bukan malah dengan melanggar banyak larangan-Nya, serta menerobos nilai-nilai yg tidak diperbolehkan Agama.

Sesungguhnya, jarak dan waktu jugalah yg akan menyingkap rahasia besar, atau malah sebaliknya, perlahan lahan menjadi memudar.

Dan disitulah sebenarnya keputusan yg terbaik, Melanjutkan atau mengurungkan... Ini adalah sebuah pilihan, dan kitalah yg menentukan....salam santun salam ukhuwah fillah..

>>> Aku tidak ingin dipandang cantik oleh banyak lelaki.


Aku hanya ingin tampak cantik di mata suamiku nanti.

Tak ada gunanya bagiku menjadi wanita idaman banyak lelaki.
Karena aku hanya ingin menjadi wanita idaman suamiku sendiri.

Aku tidak akan merasa bangga jika menjadi rebutan banyak lelaki.
Tapi aku akan merasa bahagia jika selalu menjadi pujaan suamiku sendiri.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kecewanya banyak lelaki.
Karena aku selalu memberi harapan dengan janji-janji kepada banyak lelaki.

Kelak kalau aku telah bersuami..

Jika aku tidak ingin suamiku masih suka memandang wanita lain.
Maka aku duluan-lah yang perlu menundukkan pandanganku.

Aku juga harus pandai memperbaiki diri dan menghias pribadiku dengan sebaik-baiknya. .
Karena kuyakin itulah yang akan membahagiakan seorang suami.

Dan jika aku menginginkan lelaki baik yang akan menjadi suamiku.
Maka aku juga perlu menjadi wanita yang baik terlebih dahulu.

Karena Allah telah menjanjikan lelaki yang baik itu untuk wanita yang baik pula, Begitu juga sebaliknya

Udah Putusin Aja !!


1. pacaran itu menjalin silaturahim | "silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran" #UdahPutusinAja

2. pacaran itu bikin semangat belajar | "semangat belajar maksiat?" #UdahPutusinAja

3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih | "ngarang, btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?"
#UdahPutusinAja

4. pacara...n itu sekedar penjajakan kok | "serius nih penjajakan? ketemu ibu-bapaknya berani?" #UdahPutusinAja

5. kasian kalo diputusin | "justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?" #UdahPutusinAja

6. kasian dia diputusin, aku sayang dia | "putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?" #UdahPutusinAja

7. putus itu memutuskan silaturahim | "silaturahim itu kekerabatan, sejak kapan dia kerabatmu?" #UdahPutusinAja

8. nggak tega putusin.. | "berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?" #UdahPutusinAja

9. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? | "nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus" #UdahPutusinAja

10. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok | "ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti" #UdahPutusinAja

11. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? | "pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya" #UdahPutusinAja

12. berat mutusin | "semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu :)" #UdahPutusinAja

13. nanti aku dibilang nggak laku gimana? | "bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja" #UdahPutusinAja

14. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri | "belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!" #UdahPutusinAja

15. dia masi ada utang ke aku, berat mutusinnya | "hehe.. kamu ini rentenir ya? kl terusan hutangnya malah nambah" #UdahPutusinAja

16. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati | mending waktu, duit dan hati diinvestasikan ke Islam, #UdahPutusinAja

17. pacaran memang tak selalu berakhir zina, tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran, #UdahPutusinAja

18. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah | melisankan manusia bukan Allah, #UdahPutusinAja

19. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih) #UdahPutusinAja

20. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, galau kok dikit-dikit? hehe.. #UdahPutusinAja

21. lelaki, coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istrimu mantan ke-7 laki-laki berbeda? #UdahPutusinAja

22. wanita, coba pikir, inginkah berkata pada suamimu pasca akad kelak "aku menjaga diriku utuh untukmu, untuk hari ini :)" #UdahPutusinAja

yang TIDAK SETUJU silakan share di komen :D

Hukum Wanita Shalat Berjama'ah di Masjid


Dalam Islam, yang dianjurkan
shalat berjamaah di masjid adalah
lelaki. Sedangkan wanita lebih
dianjurkan untuk shalat di rumah
saja, meskipun tidak dilarang
untuk pergi ke masjid.

Diperbolehkan bagi wanita untuk
pergi ke masjid untuk shalat
berjamaah dengan syarat-syarat
sebagai berikut:

1. Meminta izin suami atau
mahram-nya.
2. Menutup aurat secara lengkap
dan benar.
3. Tidak berhias dan memakai
wewangian, utamanya yang
mencolok.
4. Menghindari fitnah dan tidak
bergunjing.
5. Hanya bertujuan ke masjid dan
ketika selesai harus segera pulang.

Perintah dari Allah Ta’ala, tempat
shalat yang paling baik bagi
wanita adalah di rumahnya sendiri.
Hal ini termaktub dalam ayat
berikut ini:

“Dan hendaklah kamu tetap di
rumahmu dan janganlah kamu
berhias dan bertingkah laku
seperti orang-orang Jahiliyah yang
dahulu” Al Ahzab :33

Dari ayat ini sudah jelas bahwa
wanita lebih baik shalat di rumah
daripada di masjid. Hal ini tentu
untuk menghindari masalah atau
fitnah yang mungkin timbul saat
wanita keluar rumah, karena pada
dasarnya manusia sangat suka
bergunjing. Selain itu, mengenai
shalat seorang wanita lebih baik di
rumah juga disebutkan oleh
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam dalam sebuah hadits yang
berbunyi:

“Jangan kalian larang istri-istri
kalian untuk pergi ke masjid, tetapi
rumah-rumah mereka lebih baik
bagi mereka.” HR. Abu Daud

Wanita diberikan syarat-syarat
tertentu untuk shalat berjamaah di
masjid tentu saja bukan ingin
mengekang hak wanita. Namun
justru Allah Ta’ala ingin
menyelamatkan wanita dari
mudharat yang mungkin timbul.
Apalagi jika wanita tersebut suka
bersolek dan memakai
wewangian. Tentu saja justru akan
menimbulkan fitnah dan dosa
diantara pria yang melihatnya. Hal
ini termaktub dalam sebuah hadits
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam yang diriwayatkan oleh Abu
Musa radhiyallahu‘anhu, yang
berbunyi:

“Setiap mata berzina dan seorang
wanita jika memakai minyak
wangi lalu lewat di sebuah majelis
(perkumpulan), maka dia adalah
wanita yang begini, begini, yaitu
seorang wanita pezina”. HR.
Tirmidzi

Dengan demikian hukum wanita
yang pergi shalat berjamaah ke
masjid adalah diperbolehkan.
Seperti yang disebutkan oleh
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam menyatakan bahwa jangan
melarang wanita yang ingin shalat
berjamaah di masjid, akan tetapi
shalat di rumah lebih utama. Dan
yang perlu menjadi perhatian
khusus adalah bagaimana caranya
supaya wanita yang keluar dari
rumah tersebut tidak
menimbulkan fitnah